TIMEXNTT – Soleman Natara mengaku batal menjadi pihak ketiga disalah satu kelompok tani untuk pekerjaan sumur bor anggaran tahun 2024.
“Saya tidak kerja memang itu sumur bor. Memang saya ada minta tapi karena saya merasa cukup sulit, jadi saya batalkan,” kata Soleman, Kamis(07/08/2025) ketika diemui dikediamannya.
Sebelumnya, sebagaimana diberitakan awal, seorang ketua kelompok yang namanya enggan diberitakan mengaku sudah memperoleh informasi dari dinas bahwa anggaran sudah masuk direkening kelompok.
Namun, ia harus gagal melakukan pekerjaan tahap I karena pihak dinas belum kunjung kembalikan buku rekening dan stempel kelompok.
“Ada di dinas, setelah kami buka rekening, dinas tahan itu rekening karena nanti pencairan baru kami kasih mereka bilang begitu,” kata seorang ketua kelompok yang namanya enggan diberitakan ketika ditemui, Rabu(06/08/2025).
Menurutnya, pekerjaan tahap I tidak tersentuh bukan karena keinginan dirinya untuk tidak mengerjakannya. Melainkan, pengebor yang ditunjuk oleh dinas hanya satu kali datang ke lokasi tanpa melakukan aktivitas apapun.











