TIMEXNTT – Politisi PDI Perjuangan, dr.Ribka Tjiptaning kritik program Pemerintah Prabowo Gibran tentang bantuan Makan Bergizi Gratis(MBG) terhadap siswa SD, SMP dan SMA/SMK untuk mencegah stunting.
Ribka menilai MBG yang menyasar siswa SD, SMP dan SMA/SMK ini tidak efektif dalam menyelesaikan masalah stunting di Indonesia.
Ia bahkan menilai tindakan Wakil Presiden Republik Indonesia yang memberikan bantuan MBG terhadap siswa SMA di Jakarta hanya sebagai pencitraan.
Menurutnya, untuk mencegah stunting, seharusnya Pemerintah menyasar ibu hamil dan anak-anak di Bawah Dua Tahun(Baduta) atau sejak 1000 hari pertama kehidupan.
“Saya dokter ya, itu harus mulai dari pembuahan, itu harus diawasi ibu hamil sampai Bawa Dua Tahun(Baduta). Jadi 1000 kehidupan pertama, itu kalau memang tujuan Pemerintah, memberikan Makan Bergizi Gratis untuk stunting, bukan anak SMP SMA, itu namanya pencitraan, ngak tepat sasaran,” kata Ribka kepada wartawan beberapa hari lalu.
Lebih lanjut, Ribka menyebut bahwa banyak pihak yang salah kaprah dengan definisi stunting. Menurutnya, stunting bukan hanya karena kerdil, tetapi Intelligence Quotient(IQ) dibawa 70 persen.











