TIMEXNTT – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) mendapat sorotan karena dituding lambat membayar honorarium pemain U-17 SBD yang berlaga di Soeratin Cup, termasuk honorarium official.
Dikabarkan, tim U-17 SBD pernah dijanjikan oleh Dispora SBD akan membayar honorarium mereka ketika masih berada di Kupang. Namun, janji tersebut tidak ditepati hingga para pemain kembali di kampung halaman, Sumba Barat Daya.
Kecaman ini pun datang dari berbagai pihak dalam menyoroti sikap Dispora SBD yang dinilai tidak memperhatikan nasib putra-putra daerah yang sudah berjuang dalam mengharumkan nama daerah ini.
Keterlambatan Dispora SBD dalam membayar honorarium para pemain dan pelatih menghadirkan berbagai spekulasi bahwa terjadi penyalahgunaan anggaran.
Kendati mendapat sorotan dari berbagai pihak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumba Barat Daya John Tende membantah tudingan tersebut. Menurutnya, honorarium para pemain tetal dibayarkan, termasuk honorarium U-15.
“Kita tetap bayarkan. Semua tercover dalam anggaran perubahan tahun anggaran 2025 melalui DPAD PPA Dispora SBD sehingga kalau ada yang bilang kami tidak urus itu, tidak benar,” kata John Tende, Senin(25/08/2025).











